SURAT KEPULANGAN*

Sabtu, 23 Juni 2012 0 comments
(*surat kepulangan perantau negeri seberang) dik,, sampaikan kata cintaku pada ibu. katakan esok ku kan pulang membawa segepok dollar sampaikan salam rindu dan khidmatku, dan wakilkan pelukanku dengan pelukanmu. dik, sampaikan kata kangenku pada bapak. berikan kabar tentang kepulanganku tak usah kau memendam berita, aku tak mau buat bapak terkejut ketika nanti aku tiba. dik,, sampaikan salamku pada angin desa, pada bentangan sawah hijau yang dulu penuh cinta apakah sekarang padi kita kena hama? dik,, tak usah kau jemput aku. Tunggu aku di depan pintu. genggam erat tangan ibu dan papah dengan kuat pundak bapak. Pundak kekar yang dulu mengangkat kita, terbang seperti pesawat di langit raya dik,, aku benar-benar pulang. ini surat kepulangan. dan kali ini tak kan lagi ada delay. Kau tak perlu gusar, tak perlu muram aku benar-benar pulang membawa dollar dik,, mungkin aku jahat namun jika kau tahu, ingatanku sangat hebat padamu, pada ibu, pada bapak, pada orang-orang desa setiap sudut, jalan-jalan kecil, dan pohon ringin tempat kita tidur siang sepulang dari pematang aku ingat semua. dik,, aku hampir sampai ketika kau membaca ini tubuhku sudah menjamah bumi pertiwi sebentar lagi,, kita bertemu kembali dik,, berjanjilah padaku jangan membenciku jangan marah, jangan gusar sungguh aku mencintaaimu begitu pun pada bapak pun jua ibu.. dik,, ini surat terakhirku karena aku tak akan pergi lagi kepulanganku untuk terakhir kali pada tanah desa kita aku "kembali" (***) -Subuh di puncak rindu- From Ustadzah Hasna

Harus naik Taxi

Senin, 18 Juni 2012 0 comments
Ujian semester 2 Universitas Al-Azhar Cairo akhirnya selesai juga. tahun pertama ujian di Mesir banyak kejutan2 yang menarik bagiku. dari mulai banyaknya peserta ujian, hingga para penjual Teh yang berseliweran ditengah-tengah waktu ujian. tak lupa juga dengan kejadian yag menegangkan di ujian hari terahirku. Mata kuliah terahir untuk Fakultas Theologi Islam(Ushuluddin) adalah Tafsir Tahlili. untuk apa itu Tafsir Tahlili nanti aku jelaskan dilain kesempatan Jadwal ujian untuk mata kuliah Tafsir Tahlili tercatat di book noteku hari selasa 19 juni 2012. pagi itu, senin 18 Juni 2012 aku sedang terlelap dalam tidur setelah melaksanakan shalat subuh. hari itu bertepatan dengan awal musim panas 2012, memang waktu pagi hari banyak digunakan untuk tidur, sebab menjelang siang kota Cairo akan terasa sangat panas hingga malam harinya. ketika itu pula temanku memabangunkanku seketika. dia Mahasiswa Al-Azhar juga tapi beda fakultas, kebetulan hari itu tidak ada ujian untuk Fakultas Islamic Law(Syari'ah wal Qonun). "kamu nggak ujian?", "bukannya Fakultas Ushuluddin ujian hari ini?" paparnya setelah melihat info di Facebook terkait jadwal ujian. sontak seketika aku bergegas melihat Tanggalan di Handphone, "sekarang tanggal 18 kok" gumamku. keraguan pun muncul dalam benakku. wah,, bisa berabe ni kalo ternyata ujian hari ini. untuk memastikan, segera aku calling temenku sekampus, bambang. "salam 'alaik?, bambang ujian tafsir Tahlili hari ini atau besok?" tanyaku, "'alaikumsalam, sekarang. ini juga udah di Darrosah(nama daerah sekitar Azhar)" jawabnya. busyet dah,,, SALAH TULIS JADWAL UJIAN. Akhirnya aku bergegas apa adanya, dengan memakai baju Arsenal dan celana panjang bersiap untuk berangkat ke kampus. "kalo naik bus bakal telat nih..." pikirku. aku pun memutar otak, ... setelah perlengkapan ujian siap ditangan, diriku langsung menunggu angkutan di Mahattoh(halte) terdekat. aku masih ragu jika naik angutan umum akan sampai tepat waktu. saat itu waktu menunjukkan pukul 09.34 CLT padahal ujian dimulai pukul 10.00 CLT sedangkan untuk sampai di Azhar dibutuhkan waktu 30 menit paling cepat, kalo macet bisa sampai 1 jam. tiba2 ada El-Tramco(semacam Angkutan Travel) jurusan Hay sabi' datang, tanpa pikir panjang aku langsung menaikinya. sampai di Hay Sabi' aku tambah bingung,,, bakalan bener2 telat nih. Bus kemana aja bakal tak naikin, pokoknya harus cepat sampai. saat itu cuman ada Bus tujuan Ramses, dan untuk tujuan ke Darrosah belum muncul2 juga. akhirnya dengan terpaksa aku menaikinya,,, bingung mau turun dimana, akhirnya kuputuskan turun di Mahattoh Abbaseyah yg sedikit lebih dekat ke Darrosah daripada Ramses. baru kali ini aku ke kampus naik angkutan umum pindah2. "kayaknya harus naik taxi nih,, udah bener2 telat" pikirku. akhirnya aku menyetop Taxi warna putih. di Mesir ada dua jenis Taxi, warna putih dan warna hitam. untuk Taxi warna putih pakai kargo, nah untuk yang hitam pakai sistem tawar menawar. tapi biasanya agak menjengkelkan bila harus adu mulut dulu dengan Sopir Taxi. "roh fien ya shodiq?(mau kemana teman?)" tanyanya, "darrosah, mustasyfa husein" jawabku. kampus Al-Azhar untuk ilmu2 islam memang bedampingan dengan Mustasyfa husein(rumah sakit). dengan segera kunaik Taxi putih tersebut. dengan sedikit gugup karena ujian, aku meminta sopir Taxi tersebut untuk mengemudi agak lebih cepat. setelah menyusuri Abdou basya, dan 'Ain Syam university, akhirnya sampai juga diriku didepan kampus. kargo yang tertera 7.40 pound, kubayarkan kewajibanku dengan memberikan 8 pound kepada sopir taxi tadi, "Syaakiriin ya 'am" ucapku tanda terima kasih. setelah itu taxi putih pun meninggalkanku. kulihat jam di Handphone, menunjukan pukul 10.08 CLT siaalll,, telat. segera kulangkahkan kaki secepat mungkin. tiba2 muncul teman rusia yang juga satu fakultas di sampingku, hahaha ternyata dia juga telat. dengan segera kumasuki gedung Fakutas theology Islam(Ushuluddin), dan bergegas menuju Lajnah 56 tempatku ujian. akupun bersyukur karena masih diperbolehkan ikut ujian hari itu. semoga bisa menjadi pelajaran untuk teman2 sekalian agar jangan teledor dalam hal apapun. terkadang aku senyum2 sendiri kalau mengingat kejadian kemarin. dan yang terpenting,,, doa'akan diriku sukses menempuh study di tanah Para Nabi ini. :)

Pages